Mahasiswa Berprestasi dan Sulitnya Absensi


Oleh

Ria R. Dewanti

Ada suatu hal yang cukup sulit dan berkesan yang dialami sebagian mahasiswa yang berprestasi. Hal tersebut adalah penuhnya absensi. Absensi yaitu jumlah kehadiran mahasiswa dalam mata kuliah selama jangka waktu tertentu. Biasanya absensi dilakukan di dalam kelas ketika perkuliahan berlangsung. Apabila ada mahasiswa yang tidak hadir dalam mata kuliah. Maka dia akan ditulis tidak hadir. Beberapa fakultas atau universitas tidak memerdulikan alasan dari seorang mahasiswa yang tidak hadir. Entah itu karena sakit ataupun alasan lain. Bagi fakultas atau universitas semacam ini, kehadiran merupakan kewajiban bagi mahasiswa. Sehingga apabila ada mahasiswa yang jumlah ketidak hadirannya melebihi batas yang ditentukan, dia akan menerima resiko berupa dikurangi nilai atau bisa saja tidak dapat mengikuti ujian.

Yang menjadi permasalahan adalah ketika seorang mahasiswa berprestasi yang demi meraih prestasi dengan mengikuti perlombaan dan kompetisi di berbagai tempat dan tidak dapat mengikuti suatu mata kuliah. Dengan terpaksa dia harus menerima resiko berupa pengurangan nilai atau bahkan tidak lulus dalam mata kuliah tersebut. Hal ini menjadi begitu berlawanan, karena di satu sisi mahasiswa tersebut telah berusaha dengan gigih untuk membawa nama harum kampusnya di berbagai kompetisi. Setelah mendapatkan piala ataupun kemenangan di luar kampus. Ternyata dia harus menerima kenyataan yang seolah kurang menghargai perjuangan dan pengorbanannya.

Menurut penulis, ini merupakan suatu tantangan bagi penyelenggara pendidikan di perguruan tinggi. Agar bisa memberikan fasilitis yang menunjang pada para mahasiswanya. Karena bagaimana pun juga, perguruan tinggi merupakan tempat untuk menimba ilmu dan mengasah kemampuan dan ketrampilan diri. Potensi serta bakat yang dimiliki masing-masing mahasiswa perlu ditunjang dan dikembangkan. Apabila mahasiswa berprestasi yang berharga dalam memberikan kontribusi positif bagi nama kampus ini mengalami kesulitan dalam mendapatkan nilai yang baik. Tentu akan memberikan akibat yang kurang baik pula dalam kondisi belajar mengajar yang terdapat di dalam kampus.

Semoga di masa yang akan datang, kampus dapat lebih bijaksana dalam memberikan nilai mata kuliah kepada mahasiswa. Serta lebih terbuka dan berwawasan dalam membuat sistem pengaturan absensi di kampus.

Selamat berprestasi dan semangat belajar!

5 comments on “Mahasiswa Berprestasi dan Sulitnya Absensi

  1. Saya juga pernah mengalaminya, ketika harus berlomba dengan waktu (antara presentasi karya tulis atau praktikum—malamnya harus benar2 konsen agar keduanya masuk ke memori secara maksimal),,,, dan akhir dengan ngos-ngosan (karena waktu itu saya harus lari ke sana kemari tanpa kendaraan. Al hasil, saya telat, tidak mengikuti kuis. Namun alhamdulillah ,asih diijinkan untuk mengikuti praktikum.

    Untuk jenis perlombaan yang lain, yang mengharuskan kita berada di luar kota. Saran saya, bekerjasamalah (dengan baik) dengan pihak kemahasiswaan dan dosen penanggungjawab kuliah. Walaupun seandaianya kita tidak mengikuti perkuliahan, kita masih bisa memperoleh hak yang sama dengan teman-teman yang lainnya (Dapat handout, Ikut Ujian, dan Lulus dengan hasil memuaskan).

    Tips yang bisa di coba adalah:
    1. Upayakan kita belajar terlebih dahulu agar kita tidak ketinggalan materi kuliah (paling tidak baca-baca-toh sekarang banyak materi kuliah yang bisa kita unduh di dunia maya).
    2. Titiplah sebuah alat perekam kepada teman anda, rekam kuliahnya selam kita tidak bisa mengikuti kuliah (Pas sudah kelar, kita bisa nyetel sepuasnya hasil rekaman).
    3. Uapayakan jangan mengikuti kegitan yang berada pada masa-masa kritis, maksud saya masa-masa ujian tiba. Lebih baik cancel saja! Ingat tujuan utama kita di sini kuliah.

    ‎”Masuk kuliah itu baik, tapi lebih baik lagi lulus kuliah.” (prof. Anis Baswedan)

  2. As far as I knew, semua tergantung bagaimana kita menykapinya. Just sharing, justru saya swaktu dulu pas kul, semakin padat kegiatan ke luar kampus, khususnya unt berprestasi justru saya bisa belajar lebih baik unt kuliah. Karena kita dituntut bagi waktu dg efektif. Karena tuntutan itu, menjadikan saya lbh giat. Khususnya di semester 7, bahkan nilai IP meningkat tajam. Intinya, semuanya jangan dijadikan beban, tapi sebagai bonus kita dlm belajar dan terus belajar. Karena itu adl pengalaman berharga yh sudah harusnya kita gunakan sebaik mungkin, tanpa meninggalkan kewajiban inti kita sbg mahasiswa.

    CMIIW …

    Visit my blawgg here http://arulinside.wordpress.com

    • siip, Arul . .
      Betul sekali, saya setuju sama kamu . .
      Harus ada keseimbangan antara kegiatan ekstra kurikuler, organisasi, prestasi dan juga kuliah.
      Jangan sampai kita melupakan tujuan awal untuk belajar dengan tekun dan ulet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s