About

Aku lahir di sebuah kota yang bernama Pasuruan, 23 tahun yang lalu. Pasuruan adalah sebuah kota kecil yang terletak di Jawa Timur. Wilayahnya dekat dengan pantai dan cuacanya hangat. Aku tinggal di Pasuruan bersama kedua orang tua dan adik laki-lakiku. Aku adalah anak pertama di keluargaku. Kedua orang tuaku bekerja di Pemerintah Daerah Kota Pasuruan sebagai Pegawai Negeri Sipil, papa di Inspektorat dan mama di Badan Pembangunan Daerah (BAPPEDA). Sedangkan adikku berusia 3 tahun lebih muda daripada aku. Sejak kecil, orang tuaku selalu mendidikku agar bertanggung jawab, mandiri, dan bisa melindungi adik laki-lakiku. Sekalipun aku seorang perempuan, orang tuaku selalu mendidikku dengan keras. Mereka menyuruhku untuk mengikuti berbagai kursus dan aktivitas. Mereka percaya bahwa kegiatan-kegiatan tersebut akan berguna suatu saat nanti.

   Pada usia 9 tahun, aku mengikuti kursus senam, “supaya badanmu lentur dan bagus,” kata mama. Lalu pada usia 10 tahun, aku mengikuti Latihan Seni Bela Diri KARATE, “agar kamu bisa membela diri serta mengembangkan bakatmu,” kata mama. Selain itu, mama juga seringkali menyuruhku mengikuti beberapa lomba Fashion Show. Menurut mama, hal itu dapat menumbuhkan kepercayaan diriku ketika berada di depan publik. Mama ingin agar aku menjalani semua kegiatan itu hingga terampil. Pernah suatu ketika, mama marah padaku karena aku menolak untuk meneruskan latihan KARATE-ku. Mama tidak menyapaku selama satu minggu. Aku sangat sedih saat itu dan menangis.

Begitu juga dengan papa, beliau tidak ingin aku hanya serius dengan buku-buku pelajaran dan menjadi seorang kutu buku saja. Beliau ingin agar aku terlibat dalam kegiatan di masyarakat dan memiliki spiritualitas yang baik. Kata papa, seseorang yang jenius itu masih kalah dengan orang yang beruntung. Artinya, kesuksesan seseorang tidak selalu diukur dari kecemerlangan nilai-nilai di sekolah. Tapi juga perlu diikuti dengan berdoa, kerja keras, dan juga pengalaman.

Pun terkadang, aku merasa bahwa mereka berdua tidak menyayangiku. Karena disiplin yang mereka terapkan padaku.

Satu hal lagi yang juga sangat berkesan dalam hidupku. Bahwa budhe-ku (kakak perempuannya mama) selalu mengatakan bahwa aku adalah seorang “JAGO KANDANG.” Dan sekarang aku selalu tersenyum apabila teringat hal itu. Karena saat ini, aku bukanlah seorang anak berumur 10 tahun yang gemar mengganggu adik laki-lakinya. Aku adalah seorang manusia dewasa yang telah memenangkan banyak kejuaraan dan penghargaan, antara lain; 5 Besar Nasional LKTM Bid. Hukum Tingkat Nasional di Univ. Indonesia (2009), Juara II MAWAPRES Univ. Jember (2009),  Juara II Kumite Karate di Malang (2009), Peserta Terbaik I Latihan Khusus KOHATI (LKK) se-Jawa Bali (2009), Cerpen Favorit Nasional LMCR (2008), Juara II Lomba Menulis Cerpen Pelajar dan Mahasiswa Se-Jember (2008), Adjudicator for National University English Debate Competition/NUEDC (2008), 10 Besar LKTM Bid. IPS Wilayah C DIKTI (2007), Juara I LKTM Bid. IPS DIKTI se-Universitas Jember (2007), Juara III LKTM Bid. Hukum se-Jawa (2006), dll.              

4 comments on “About

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s